Home / News / Kisah Nabi Zakaria Memohon Keturunan

Kisah Nabi Zakaria Memohon Keturunan

Up-News – Kisah Nabi Zakaria Memohon Keturunan

MUSLIMDAILY.NET _ Nabi Zakaria AS adalah keturunan Nabi Sulaiman AS. Beliau adalah Nabi di kalangan Bani Israil. Istri beliau bernama Isya (bukan Isyana_pen), saudara perempuan Hannah, sedangkan Hannah adalah istri Imran, seorang pembesar di kalangan Bani Israil.

Suatu ketika, Hannah ingin mempunyai anak, sehingga ia bernazar: Jika Allah SWT mengaruniai anak, maka anaknya itu akan diserahkan untuk rumah suci Baitul Maqdis. Baca kisahnya di dalam Al-Qur’an surat Ali Imran 35-36.

Hannah kemudian melahirkan anak perempuan, Maryam namanya. Orang Nasrani menyebutnya Bunda Maria. Sebagaimana nazarnya, puterinya itu kemudian diserahkan ke Baitul Maqdis (Rumah Suci). Kisahnya ada di surat Ali Imran 37.

Lihat juga  Pria Ini Minum 1 Galon Selama 30 Hari, Hasilnya Mengejutkan

Usia Nabi Zakaria AS sudah 100 tahun, tapi ia belum juga mempunyai anak. Istrinya, sejak muda tidak pernah melahirkan anak (mandul). Di dalam surat Maryam 4-6, Allah SWT telah berfirman, “ _Ia berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalanku, sedang istriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putera, yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya’qub; dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang yang diridhai._ ” (QS.Maryam: 4-6).

Lihat juga  Kampanye Vaksinasi Kolera Terbesar di Dunia Digelar di Kamp Pengungsi Rohingya

Doa’ Nabi Zakaria itu pun diterima Allah SWT, sebagaimana diterangkan Allah SwT dengan firman-Nya Maryam 7-9.

“Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakaria, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (katanya): “Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang shaleh.” (QS. Ali Imran: 39)

Wallahu a’lam.

oleh M. Zulfikri / Pimpinan Redaksi MuslimDaily.Net

Kisah Nabi Zakaria Memohon Keturunan
Sumber: http://www.muslimdaily.net/khazanah-islam/kisah-nabi-zakaria-memohon-keturunan.html