Home / Kabar / Takbir Disebut Indikasi Teroris, Komisi III: Kapolres Dharmasraya Sakiti Umat Islam

Takbir Disebut Indikasi Teroris, Komisi III: Kapolres Dharmasraya Sakiti Umat Islam

Up-News – Takbir Disebut Indikasi Teroris, Komisi III: Kapolres Dharmasraya Sakiti Umat Islam

Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Al-Habsy menegaskan bahwa ucapan Kapolres Dharmasraya yang menyebut indikasi teroris adalah kalimat takbir, telah menyakiti umat Islam. Ia menegaskan, kalimat takbir merupakan kalimat yang diagungkan dalam Islam.

“Jawaban tersebut sangat menyakitkan umat Islam, karena takbir adalah bagian dari ibadah shalat,” ujarnya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Ahad (19/11/2017).

Baca Juga  Bubarkan Pengajian Beralasan Jaga NKRI, Omong Kosong!

Ia juga menekankan bahwa jangan sampai statement yang tidak tepat tersebut akan menggerus simpati masyarakat kepada institusi Polri. Menurutnya, harus disadari bahwa mayoritas masyarakat di Indonesia adalah umat Islam.

Lihat juga  Jenderal Gatot Imbau Umat Tak Ikuti Ulama yang Bicara Kasar

“Maka sepertinya Kapolres perlu copot dulu, untuk diberikan pembinaan,” tutur politisi fraksi PKS ini.

Selain itu, pria yang akrab dengan sapaan Habib ini menerangkan, mengidentifikasi teroris dengan teriakan takbir adalah pemahaman yang salah tentang tindak pidana terorisme. Sebaliknya, hal ini bisa dipandang orang sebagai tindak penistaan agama.

Baca Juga  Per Akhir September, Utang Pemerintah Jokowi-JK Kian Melonjak Jadi Rp3.866,45 Triliun

“Karena takbir adalah bagian dari peribatan ummat Islam, namun dilabeli sebagai indikator pelaku teror,” ucapnya.

Jika seorang pada level Kapolres saja masih tidak tepat memahami terorisme, kata dia, ini akan menjadi persoalan serius. Ia mengusulkan adanya briefing khusus dari kapolri untuk jajarannya, agar mereka dapat secara tepat memahami tindak pidana terorisme.

Lihat juga  Politikus PDIP ini Sebut Sosok Ahok Dibutuhkan Indonesia

Baca Juga  Tabrak Wanita Hingga Tewas, Kader PDIP Serahkan Diri ke Polisi

“Kita semua meyakini kapolri memiliki pemahaman yang mumpuni soal terorisme, bahkan tak jarang memberikan paparan soal terorisme di forum internasional. Sehingga nantinya statemen para pejabat polri di media tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” tandasnya.

kiblat.net, 19/11/2017

Sumber: Sehat Akal Suci Hati
Takbir Disebut Indikasi Teroris, Komisi III: Kapolres Dharmasraya Sakiti Umat Islam

Shares