Home / News / KK dan NIK Anda Bisa Dipakai Orang Lain, Waspadalah!

KK dan NIK Anda Bisa Dipakai Orang Lain, Waspadalah!

Up-News – KK dan NIK Anda Bisa Dipakai Orang Lain, Waspadalah!

Baca Juga 


  Yes  Muslim  –  Terkait program registrasi ulang kartu SIM prabayar, Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakhrullah menyayangkan banyaknya scan Kartu keluarga yang bertebaran di dunia maya.

Padahal, sejak awal pihaknya sudah meminta masyarakat untuk tidak mempublikasi nomor NIK maupun nama ibu.
Menurutnya, data pribadi seharusnya menjadi bagian dari privasi dan tidak disebarluaskan.
Sebab, bukan tidak mungkin, ada orang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan untuk kejahatan.
“Seharusnya masyarakat tidak mengunggah dokumen kependudukan miliknya. Karena hal tersebut bisa merugikan dirinya sendiri,” ujarnya kepada Jawa Pos, kemarin (5/11).
Dalam konteks registrasi ulang simcard, bisa saja data tersebut digunakan orang lain untuk mendaftar.
Pasalnya, prinsip registrasi tersebut hanya mencocokkan NIK dengan KK tanpa melihat siapa yang melakukan registrasi.
Jika ada yang sudah terlanjur pernah menginput nomor NIK maupun Nomor KK ke dunia maya, Zudan meminta tidak terlalu panik.
Sebagai solusinya, dia mengimbau untuk membuat ulang kartu keluarga. ”Ganti saja, pasti ganti nomor KK-nya. Dan disimpan baik-baik” imbuhnya.
Pria kelahiran Sleman itu juga mengingatkan siapapun untuk tidak memanfaatkan data orang lain yang tersebar di dunia maya. Sebab, sanksi hukum yang bisa dikenakan tidaklah ringan.
“Ada sanski pidana sampai 10 tahun, dan denda 1 miliar bagi yang menyalahgunakan dokumen kependudukan milik orang lain,” terangnya.[Gema Rakyat / jpnn]


sebelumnya : 


 Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh angkat bicara menyikapi informasi yang berkembang di media sosial, bahwa untuk meregistrasi ulang kartu SIM prabayar dapat menggunakan nomor kartu keluarga (KK) milik orang lain hasil pencarian lewat google.
Zudan mengingatkan, penyalahgunaan data kependudukan milik orang lain diancam pidana baik penjara maupun denda.
“Jadi ada sanski pidana sampai sepuluh tahun dan denda Rp 1 miliar bagi yang menyalahgunakan dokumen kependudukan milik orang lain,” ujar Zudan di Jakarta, Minggu (5/11).
Mantan Penjabat Gubernur Gorontalo ini mengakui, ada sedikit kelemahan dalam registrasi ulang kartu SIM prabayar. Bahwa prinsipnya hanya berdasarkan kecocokan Nomor Induk Kependudukan dan Nomor Kartu Keluarga.
“Jadi tidak melihat siapa yang meregistrasi. Misal saya bisa registrasi nomor telepon genggam saya dengan NIK bapak saya dan nomor KK bapak saya. Karena yang dibutuhkan hanya kesesuaian NIK dan nomor KK,” ucapnya.
Karena itu Zudan berpesan pada seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga dokumen kependudukan masing-masing dengan baik.

“Jangan main kasih dan upload kartu keluarga (ke internet,red). Jangan sampai KK disalahgunakan oleh orang lain. Pedulilah dengan dokumen kependudukan,” pungkas Zudan.(gir/jpnn)


Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News
republished by Yes Muslim –  Portal Muslim Terupdate ! 


Sumber: YES MUSLIM – Portal Muslim Terupdate !
KK dan NIK Anda Bisa Dipakai Orang Lain, Waspadalah!
Lihat juga  Ini Yang Harus Kamu Lakukan Saat Menunggu Orang Yang Sedang Sakaratul Maut