Home / News / Hukum Membaca “Shadaqallahul Adzhim” Dalam Sholat

Hukum Membaca “Shadaqallahul Adzhim” Dalam Sholat

Up-News – Hukum Membaca “Shadaqallahul Adzhim” Dalam Sholat

isthockphoto

Ada yang memandang bahwa bila setelah membaca Al-Quran kita mengucapkan lafadz “Shadaqallahul ‘Adzhiem” hukumnya bid’ah. Dalam pandangan golongan ini, hal seperti itu belum pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW. Bagi mereka, ketika tidak ada contoh dari Rasulullah, maka hukumnya menjadi terlarang alias bid’ah.

Ada juga kalangan lain yang tak memandang bahwa hal itu bid’ah. Sebab, meski tak ada riwayat yang secara khusus menunjukkan bahwa Rasulullah SAW mengucapkan lafadz itu selepas baca Quran, namun tetap ada dalil yang bersifat umum tentang anjuran mengucapkan lafadz itu.

Lihat juga  Tidak Cukup Bukti, Puluhan Orang yang Ditangkap Dalam Bentrokan LSM di Karawang Akhirnya Dilepaskan

Misal ayat Quran berikut: Katakanlah, “Shadaqallah” dan ikutilah millah Ibrahim yang lurus (QS. Ali Imrah: 95)

Lalu, jika ada pendapat yang tak membid’ahkan bacaan Shadaqallahul Adzhim di luar shalat, maka bagaimana hukumnya apabila itu diucapkan di dalam rakaat-rakaat shalat?

Kitab Al-Fiqhu ‘ala Madzahibil Arba’ah, terbitan Kementerian Mesir, disebutkan pendapat ulama mazhab perihal itu:

1. Mazhab Al-Hanafiyah

Apabila seorang shalat dan mengucapkan tasbih, menurut mazhab ini, seperti shadaqallahul ‘adzhim setelah selesai dari membaca Quran, maka shalatnya tetap ‘jalan’, tak batal.

Lihat juga  Pemimpin Kurdi Irak Tidak Ikut Serta dalam Pemilihan Presiden, Ini Alasannya

Akan tetapi, mereka mensyaratkan bahwa hal itu dilakukan dengan niat bahwa tujuannya sekadar untuk memuji, berzikir atau tilawah.

2. Mazhab Asy-Syafi’iyah

Hampir sama dengan mazhab Al-Hanafiyah; siapa pun yang shalat lalu mengucapkan lafadz shadaqallahul ‘adzhim, tidak batal shalatnya. Bedanya, tanpa mensyaratkan apa pun.

Dari dua pendapatnya, kita jadi tahu, masalah ini masalah khilafiah. Tiada nash yang dengan tegas melarang akan tetapi juga tiada nash yang secara khusus memerintahkannya. Tak tepat rasanya bila kita menjadi saling bermusuhan untuk urusan yang tiada nash yang tegas.

Lihat juga  VIDEO: Pria Berseragam Loreng Terlibat Duel di Jalan Raya, Begini Kronologisnya

Dengan perbedaan ini, kuncinya hanya satu: saling bertoleransi dengan sesama muslim.

Sumber: BersamaDakwah
Hukum Membaca “Shadaqallahul Adzhim” Dalam Sholat