Home / News / Duh! Publik Tersedot ke Setya Novanto, Pertamina Sukses Diam-Diam Naikan Harga Pertamax

Duh! Publik Tersedot ke Setya Novanto, Pertamina Sukses Diam-Diam Naikan Harga Pertamax

Up-News – Duh! Publik Tersedot ke Setya Novanto, Pertamina Sukses Diam-Diam Naikan Harga Pertamax

Duh! Publik Tersedot ke Setya Novanto, Pertamina Sukses Diam-Diam Naikan Harga Pertamax

Beritaislam.org – Kegaduhan soal Ketua Umum Golkar Setya Novanto, yang dengan penuh semangat turut digoreng oleh partai pendukung pemerintah, semestinya mendatangkan kecurigaan tersendiri.

Selama ini, Setya Novanto terbukti loyal kepada pemerintah dan mendukung PDI P dalam kebijakan-kebijakannya, termasuk saat mendukung Ahok menjadi saat mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI periode 2017-2022.

Nyaris semua akun yang selama ini berseberangan dengan akun oposan Jokowi, kompak bergandengan tangan dengan akun-akun pengkritisi pemerintah. Bahkan sempat ada lelucon yang mengatakan bahwa Setnov adalah Bapak pemersatu bangsa yang telah berhasil mendamaikan pendukung Jokowi dan pendukung oposisi.

Lihat juga  Pemuda Muhammadiyah Resmi Laporkan Seword.com ke Kemenkominfo dan Bareskrim

Selidik punya selidik, gorengan Setya Novanto ternyata sengaja dibolak balik sampai gosong untuk menutupi beberapa fakta penting, termasuk penandatanganan MoU dengan Tiongkok dan pengalihan kepemilikan saham 3 BUMN.

Hebatnya, nyaris tak ada yang sadar bahwa per tanggal 17 November 2017, Pertamina kembali menaikkan harga BBK Pertamax tanpa sosialisasi luas.

Dilansir dari situs resmi pertamina (www.pertamina.com/news-room/info-pertamina/pengumuman/daftar-harga-bbk-tmt-17-november-2017 ) telah terjadi perubahan harga produk pertamax per tanggal 17 November 2017.

Berikut daftar harga terbaru produk BBK Pertamina selengkapnya

Lihat juga  Dianggap Cemarkan Nama Baik, Pengunggah Meme Setya Novanto Diciduk Polisi

Portal Islam


Banner iklan disini

loading…

Sumber: Berita terkini
Duh! Publik Tersedot ke Setya Novanto, Pertamina Sukses Diam-Diam Naikan Harga Pertamax

Shares