Home / News / Tersesat Lima Hari Di Hutan Kerinci, Mereka Mengalami Banyak Hal Aneh dan Misterius ini

Tersesat Lima Hari Di Hutan Kerinci, Mereka Mengalami Banyak Hal Aneh dan Misterius ini

Up-News – Tersesat Lima Hari Di Hutan Kerinci, Mereka Mengalami Banyak Hal Aneh dan Misterius ini

Baca Juga 






  Yes  Muslim  – Setelah mendapat pengalaman berharga sekaligus misterius, akhirnya Yusril (25) dan Candra Ali Putra (22), berhasil berkumpul kembali bersama keluarga. Mereka tersesat selama lima hari di hutan kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Provinsi Jambi.





Kepada wartawan Yusril menceritakan bahwa niat awal mereka ke danau kaco adalah untuk berlibur dan berfoto, bukan mencari batu cincin seperti banyak yang diprediksi oleh masyarakat. Namun, saat sampai di sungai manjuto, mereka salah jalur hingga tersesat.  

Selama lebih kurang satu minggu berada di hutan, kaki dan tangan kedua korban terlihat lecet, karena melewati semak belukar. Beberapa kuku kaki korban terutama Yusril bahkan copot, karena terlalu lama terendam air. Mereka bertahan hidup dengan memakan pakis.  

Selama berada di hutan, Yusril mengaku memakan daun pakis dan meminum air dari sungai untuk bertahan hidup. Saat bertahan hidup di dalam hutan, Yusril sempat bermimpi banyak warga yang mencarinya, dan ditolong oleh seseorang. 

“Setiap hari kami berjalan mencari jalan pulang, kalau sore sekitar pukul 17.00 WIB, baru mengambil daun untuk alas tidur,” kisah Yusril yang diceritakannya kepada warga. 

Walau hanya makan pucuk pakis, Yusril mengaku dirinya tidak merasa lapar dan capek. “Tangan saya luka-luka kena duri, tapi tidak terasa sakit,” tambahnya, sambil melihatkan bekas luka di tangan. 

Menariknya, mimpi yang dialami oleh Yusril tersebut semuanya menjadi kenyataan. Bahkan orang yang datang menolongnya persis sama dalam mimpinya. “Saya diberi minum air dalam cangkir hijau, itu sama dengan dalam mimpi,” jelasnya. 

Sementara Candra, saat dikunjungi oleh Bupati Kerinci, H Adirozal, Rabu (23/12) kemarin, juga menceritakan pengalamannya selama berada di hutan. Kepada bupati, Candra dan Yusril berhasil bertemu 12 air terjun di dalam hutan. Bukan hanya itu saja, keduanya juga mengaku mendengar suara adzan dan orang mengaji di tengah hutan. Padahal, jarak lokasi mereka dengan pemukiman penduduk sangat jauh, dan tidak mungkin bisa mendengar suara mikropon di pemukiman. 

Malah sebelum berangkat membawa adik iparnya jalan-jalan ke Danau Kaco, Candra juga mengaku sempat bermimpi. “Saat masuk, saya tiba-tiba kebingungan dan tidak tahu jalan, dan akhirnya mengikuti arus sungai,” bebernya. 

Cerita lain, yang didapat melalui Kapolsek Gunung Raya, penemuan kedua korban oleh tim empat ini, berdasarkan petunjuk yang ditinggalkan harimau sumatera. “Tim mengikuti jejak tersebut, dan akhirnya bertemu dengan Candra dan Yusril,” beber Kapolsek. Dia juga mengaku, jalan yang dilalui oleh Yusril dan Candra juga sangat ekstrem, dan tidak masuk akal bisa dilalui dalam kondisi normal. “Kemungkinan saat kesasar, mereka dibawa oleh makhluk gaib,” pungkasnya.  

Kepulangan Chandra dan Yusril ke rumahnya, Selasa (22/12) sekitar pukul 19.30 WIB malam kemarin, diantar langsung oleh mobil Resque Basarnas. Sesampainya di rumah, Chandra langsung dibawa ke kamar, karena kondisinya yang masih lemah. Sebuah infus terpasang di tangan kanan Chandra, untuk memulihkan tenaganya. Sementara itu, Yusril, adik ipar Chandra, terlihat lebih kuat dan langsung membaur dengan keluarga dan ribuan masyarakat yang sejak pagi sudah menantikan kedatangan mereka pulang ke rumah . 

Kepulangan Chandra dan Yusril ke rumah untuk bergabung kembali dengan keluarga, disambut dengan penuh suka cita oleh keluarga terutama orang tua korban, dan istri dari Candra yang saat ini tengah hamil tua. Orangtua Yusril, sekaligus mertua dari Candra Ali Putra, tak henti-hentinya bersyukur karena anak bungsu dan menantunya berhasil ditemukan tim SAR dalam keadaan selamat, setelah lebih kurang satu minggu tersesat di dalam hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). 

Doa selamat pun langsung dibacakan oleh keluarga dan masyarakat yang dipimpin oleh ulama setempat, begitu Yusril dan Candra sampai di rumahnya di Desa Telago, Pulau Tengah, Kecamatan Keliling Danau, Kabupaten Kerinci.


Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News
republished by Yes Muslim –  Portal Muslim Terupdate ! 


Sumber: YES MUSLIM – Portal Muslim Terupdate !
Tersesat Lima Hari Di Hutan Kerinci, Mereka Mengalami Banyak Hal Aneh dan Misterius ini
Lihat juga  Ahok Klaim Hampir Khatam Alquran di Penjara, Warganet: Baca Itu Mushaf, Bukan Terjemahan!