Home / News / Pengamat: Jika Terus Dukung Reklamasi, PDIP Bisa ‘Babak Belur’ di Pemilu 2019

Pengamat: Jika Terus Dukung Reklamasi, PDIP Bisa ‘Babak Belur’ di Pemilu 2019

Up-News – Pengamat: Jika Terus Dukung Reklamasi, PDIP Bisa ‘Babak Belur’ di Pemilu 2019

JAKARTA—Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW) Amir Hamzah memprediksi perolehan suara PDIP di DKI pada Pemilu 2019 akan ‘babak belur’ jika ‘ngotot’ mendukung proyek reklamasi Teluk Jakarta.

“PDIP berjaya pada 1999 dan 2014 karena saat itu menolak proyek reklamasi. Sekarang, dengan kebijakan yang justru mendukung reklamasi, PDIP dalam kondisi rawan. Suara PDIP berpotensi babak belur,” kata  Amir dilansir dari Teropongsenayan, Kamis (19/10/2017).

Lihat juga  Biar Tak Diselingkuhi Saat Ditinggal Pergi, Ini Cara Lihat Chat WhatsApp Istri Lewat Ponselmu

Amir menilai, reklamasi bukan proyek populis bahkan sarat kontroversi dan berpotensi mendatangkan kesulitan bagi penduduk di sekitar lokasi proyek itu, khususnya nelayan. Sehingga proyek ini bahkan sempat digugat ke PTUN.

Selain itu, proyek reklamasi yang saat ini dikerjakan sejumlah pengembang di Pantura Jakarta, berbeda dengan yang dikerjakan beberapa tahun lalu. Proyek yang dikerjakan sekarang cenderung melanggar Keppres No 5295.

Pasalnya, beber Amir, jika mengacu pada Keppres tersebut, reklamasi dilakukan dengan mengurug pantai.

Lihat juga  Benarkah Nabi Hanya Nikah Lagi dengan Janda Tua? Anda Salah Besar!

“Tapi yang dikerjakan sekarang justru mengurug laut,” tegas Amir.

Kendati demikian Amir mengakui kalau PDIP dalam posisi dilematis karena pemerintahan Jokowi yang didukung PDIP ditopang sejumlah konglomerat, diantaranya juga merupakan pengembang pulau reklamasi di Pantura Jakarta.

Bahkan secara terbuka melalui Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, pemerintah mendukung penuh proyek itu, dan mencopot Rizal Ramli dari posisi Menteri Kemaritiman, saat Rizal menghentikan proyek berbiaya triliunan tersebut.

“Sekarang pilihan ada di PDIP. Mau hancur di 2019, atau tolak reklamasi,” tegas Amir.

Lihat juga  Wakil Ketua MPR RI: Penolakan Panglima TNI Lecehkan Indonesia

Amir memprediksi, jika PDIP tetap bertahan dengan kebijakannya, perolehan kursi di Jakarta pada 2019 akan anjlok dari 28 pada Pemilu 2014, menjadi hanya 10 kursi. []

Sumber: Islampos
Pengamat: Jika Terus Dukung Reklamasi, PDIP Bisa ‘Babak Belur’ di Pemilu 2019