Home / News / Penampakan Lafaz Allah di Langit Kota Bogor

Penampakan Lafaz Allah di Langit Kota Bogor

Up-News – Penampakan Lafaz Allah di Langit Kota Bogor

Baca Juga 





  Yes  Muslim  –  Akun Facebook Jejem (Hirohito) mengunggah foto lafadz Allah pada Sabtu 14 Oktober 2017 Pukul 09.31WIB pagi. Tulisan yang menyerupai Arab Alif Lam Lam Ha itu tampak tepat di atas Tugu Kujang Kota Bogor.

Kepada VIVA.co.id pengalaman itu diceritakan Jamaludin (25 tahun) nama asli pemilik akun Jejem (Hirohito), Minggu 15 Oktober 2017. Warga Kampung Anyar, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Kota Bogor itu, menuturkan, akhir pekan kemarin ia baru saja pulang bekerja. Rencananya, pria berperawakan kurus ini bermaksud bertemu calon istrinya, Kartika Wana.
lafadz2 - Penampakan Lafaz Allah di Langit Kota Bogor
Mereka merencanakan pertemuan di dekat Tugu Kujang, di depan Botani Squre. Sesampainya di lokasi janjian, ia hendak mencari tempat duduk. Namun matanya tiba-tiba terpana mengarah ke pemandangan yang tak biasa.
“Saya awalnya tidak sadar tetapi saat memperhatikan saya lihat seperti lafaz Allah, Masya allah,” katanya. Tak mau kehilangan momen yang diyakininya langka itu, Jamaludin langsung mengabadikan di kamera ponsel miliknya.
lafadz3 - Penampakan Lafaz Allah di Langit Kota Bogor
Kejadian itu langsung diunggahnya di laman Facebook. Rupannya dalam postingan itu, kawan Facebooknnya, Neni Luralita melihat hal serupa. “Subhanallah banget pulang kerja jalan kaki dikasih pemandangan kaya gini,” Tulis akun Jejem. Di kolom komentar “sama jem tadi juga di sekolah ngelihat oemandanga langit kaya gitu,” tulis akun Neni. [Gema Rakyat / vv]



Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News
republished by Yes Muslim –  Portal Muslim Terupdate ! 


Sumber: YES MUSLIM – Portal Muslim Terupdate !
Penampakan Lafaz Allah di Langit Kota Bogor
Lihat juga  Lagi-lagi Si Kafir Pendeta Pendeta Gilbert Cari Perkara & Bikin Ulah Sebut Jilbab Budaya Asing