Home / News / Pemerintah Quebec, Kanada, akan Larang Cadar

Pemerintah Quebec, Kanada, akan Larang Cadar

Up-News – Pemerintah Quebec, Kanada, akan Larang Cadar

QUEBEC, muslimdaily.net – Sebuah RUU baru yang diusulkan untuk melarang cadar di Quebec, Kanada, mengundang gelombang kritik dari kelompok hak asasi manusia, yang mengecam undang-undang tersebut sebagai “Islamophobia dan anti-Muslim”.

“Ini bukan hal yang baru, pasti ada deja vu yang menyinggung bahwa kita telah melihat perdebatan ini selama 10 tahun di Quebec, dan lebih luas lagi di Kanada” Ihsaan Gardee, direktur eksekutif Dewan Nasional Muslim Kanada (NCCM) mengatakan kepada Al Jazeera, demikian lansir aboutislam.net, 18 Oktober.

RUU tersebut, yang diputuskan pada hari Selasa, akan mewajibkan semua pegawai pemerintah dan setiap individu yang menerima layanan publik untuk menunjukkan wajah mereka, melarang semua pakaian yang menutupi wajah.

Lihat juga  PHK Ribuan Buruh Imbas Kebijakan Jokowi Ditengah Penurunan Daya Beli

RUU 62 pertama kali diperkenalkan pada 2015, namun tidak menciptakan momentum di parlemen. Pada bulan Agustus, Menteri Kehakiman liberal Stephanie Vallee mengajukan amandemen RUU di Majelis Nasional. Vallee mengatakan bahwa undang-undang yang diusulkan tersebut “menetapkan netralitas pemerintah Quebec dan institusi-institusinya” dengan tujuan memastikan komunikasi yang efektif, identifikasi dan keamanan yang diperlukan.

Para ahli telah menyebut undang-undang tersebut “rasis”, “Islamofobia”, dan “diskriminatif”, dengan menyatakan bahwa ini adalah “solusi yang ditemukan untuk masalah yang dibuat”.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh NCCM, mayoritas wanita Muslim di Kanada tidak menutupi wajah mereka. Namun, Gardee mengatakan bahwa NCCM telah “mengamati kenaikan dan peningkatan yang signifikan dalam sentimen anti-Muslim dan islamophobia” di seluruh Kanada.

Lihat juga  PM Irak: Tentara Irak Tidak akan Serang Rakyat Kurdi

Dia menambahkan retorika oleh pemerintah Quebec hanya “berfungsi untuk menjelekkan, meminggirkan, dan menstigmatisasi segmen komunitas Muslim”, yang mengacu pada peningkatan tajam dalam kejahatan kebencian terhadap umat Islam baru-baru ini.

RUU tersebut, yang dijuluki sebagai “Larangan Burqa”, mencakup sebuah klausul yang memungkinkan individu meminta pembebasan dengan alasan keagamaan. Namun, banyak yang mengkritiknya karena tidak jelas bagaimana proses pembebasan tersebut akan dianalisis dan dilaksanakan.

Sumber: Muslimdaily.net
Pemerintah Quebec, Kanada, akan Larang Cadar

Shares