Home / Kabar / PCNU Gagalkan Kehadiran Bachtiar Nasir, Din: “Ukhuwah Mudah Diucapkan Susah Dilaksanakan”

PCNU Gagalkan Kehadiran Bachtiar Nasir, Din: “Ukhuwah Mudah Diucapkan Susah Dilaksanakan”

Up-News – PCNU Gagalkan Kehadiran Bachtiar Nasir, Din: “Ukhuwah Mudah Diucapkan Susah Dilaksanakan”

Kehadiran Bachtiar Nasir dalam acara MTQ ke-50 Tingkat Kota Cirebon terancam batal. Pasalnya, kedatangan UBN dalam acara yang digelar Kamis (19/10) di alun-alun kota mendapat penolakan dari PCNU Cirebon.

Melihat hal itu, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat Din Syamsuddin menyayangkan aksi penolakan PCNU tersebut. Hal itu tampak melalui cuitan Din di akun Twitter miliknya pada Ahad (15/10).

Lihat juga  18 Meme Pilihan Harakatono yang Menyayat-nyayat Hati dan Menusuk-nusuk Perasaan

“Penolakan PCNU Cirebon thd Ust. Bahtiar Nasir berceramah di acara MTQ sangat disayangkan, semoga ada kefahaman baru utk mengubahnya,” kicaunya.

Baca Juga  Dua kali TNI bentrok karena sepak bola, kali ini bocah 17 tahun tewas

Dalam PCNU Cirebon, nomor 303/B/PCNU-CRB/X/2017 tertanggal 13 oktober 2017, disebutkan bahwa PCNU menyatakan penolakan terhadap kehadiran UBN. PCNU menuding bahwa tausiyah yang disampaikan UBN tidak menyejukan dan cenderung melukai perasaan warga Indonesia.

Setelah mendapat masukan di berbagai pihak, bahwa tausiyahnya tidak menyejukkan, bahkan cenderung melukai perasaan sebagian warga Indonesia, menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat. Atas pertimbangan itu, kami menolak keras kehadiran Bahtiar Nasir sebagai pengisi tausiyah,” demikian kutipan surat tersebut.

Lihat juga  Di Tengah Isu Penolakan Oleh PCNU Cirebon, Kiai NU Malah Hadiri Pengajian Ustaz Bachtiar

Selain menyayangkan surat itu, Din juga menghimbau agar umat Islam tetap menjaga toleransi dan ukhuwah Islamiyah.

Baca Juga  Staf Presiden Sebut Rusuh di Kemendagri karena Budaya

“Ukhuwah Islamiyah memang mudah dikatakan tp ternyata susah dilaksanakan. Saatnya umat Islam mengamalkan tasamuh thd sesama,” lanjutnya.

Terakhir, Din juga berpesan agar para pemimpin organisasi Islam dapat memberikan teladan yang baik. Karena perilaku jamaah atau anggota kelompoknya sangat tergantung kepada pemimpinya.

“Qudwah hasanah dari para pemimpin sangat perlu krn perilaku jamaah sangat tergantung pemimpinnya,” jelasnnya. [Gema Rakyat / kn]

Lihat juga  Aroma Neolib Menyengat Kuat dari RUU PNBP

Sumber: Pembela Islam
PCNU Gagalkan Kehadiran Bachtiar Nasir, Din: “Ukhuwah Mudah Diucapkan Susah Dilaksanakan”