Home / News / KPK Kebut Rencana Penyidikan Baru terhadap Setya Novanto

KPK Kebut Rencana Penyidikan Baru terhadap Setya Novanto

Up-News – KPK Kebut Rencana Penyidikan Baru terhadap Setya Novanto

JAKARTA— Ketua KPK Agus Rahardjo memastikan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akan menjerat kembali Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi e-KTP.

Dalam waktu dekat, pimpinan dan tim satuan tugas penyidikan KPK untuk kasus dengan kerugian negara mencapai Rp 2,3 triliun ini akan melakukan beberapa kali gelar perkara sebelum menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru.

“Kami akan menerbitkan sprindik baru. Namun jangan sampai langkah ini membuat gaduh. KPK sedang berpacu dengan waktu,” kata Agus Rahardjo seperti dikutip dari Tempo, Senin (16/10/2017).

KPK sejak awal menegaskan tidak akan menyerah meski hakim tunggal Cepi Iskandar telah membatalkan status tersangka Setya dalam putusan praperadilan pada 29 September lalu.

ir pos

KPK meyakini memiliki sejumlah bukti yang sangat kuat tentang dugaan keterlibatan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu dalam korupsi proyek senilai Rp 5,84 triliun tersebut.

Lihat juga  Dianggap Cemarkan Nama Baik, Pengunggah Meme Setya Novanto Diciduk Polisi

Agus merujuk beberapa informasi baru mengenai Setya yang terungkap dalam laporan Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI).

Dalam laporan itu disebutkan hubungan Setya dengan Johannes Marliem, bos Biomorf—penyedia alat perekaman biometrik merek L-1 untuk proyek e-KTP—yang tewas Agustus lalu di Los Angeles, AS.

Menurut Agus, KPK telah mengantongi informasi ihwal asal aset Marliem dan sejumlah transaksi dana kepada pejabat-pejabat di Indonesia pada periode pelaksanaan proyek e-KTP, 2011-2014.

“KPK jadi mengetahui duit proyek KTP elektronik ditransfer ke mana saja,” ujarnya.

Lihat juga  DOR ! Rahmadsyah: Saya Sudah Lihat Rekaman, Member Alexis Pendukung Penista Agama

Salah satu informasi yang signifikan, menurut Agus, adalah munculnya nama baru dalam pertemuan pembahasan proyek e-KTP. Dalam dokumen FBI yang ditulis agen khusus Jonathan Holden, Marliem disebutkan telah mengakui dan menyimpan rekaman pembicaraan di rumah Setya pada 2011.

Namun di lain pihak, Setya tak berkomentar mengenai hal tersebut. Dia hanya memastikan telah pulih dari sakit yang dideritanya bersamaan dengan rencana pemeriksaan KPK bulan lalu.

“Saya sehat. Habis istirahat, alhamdulillah,” ujar dia.

Lainnya dari Kategori ini

Sementara kuasa hukum Setya, Freidrich Yunadi, ragu jika KPK memiliki barang bukti yang cukup untuk kembali menjerat kliennya sebagai tersangka korupsi e-KTP.

Lihat juga  Penolakan Panglima TNI di AS, karena Dekat Dengan Umat Muslim?

Yunadi menilai dokumen dan hasil penelusuran FBI tak bisa membuktikan peran Setya dalam perkara ini.

“Buktikan saja. KPK jangan hanya ngomong,” kata Yunadi.

Sebelumnya, Setya Novanto dan Andi Narogong kompak membantah saling mengenal dekat—meski sejumlah saksi lainnya menyatakan sebaliknya. Menurut Andi, pertemuannya dengan Setya hanya untuk menawarkan jasa penyediaan konfeksi yang berkaitan dengan kegiatan Partai Golkar.

“Tidak pernah. Saya kenal Setya untuk Pemilu 2009 (urusan kampanye partai),” kata dia di Pengadilan Tipikor.

Dalam kasus e-KTP, Andi juga mengklaim hanya memberikan uang kepada pejabat Kementerian Dalam Negeri. []

Sumber: Tempo

Sumber: Islampos
KPK Kebut Rencana Penyidikan Baru terhadap Setya Novanto