Home / Kabar / Kisruh Pembelian Senjata, Polri Utus Kabaintelkam dalam Tim 11

Kisruh Pembelian Senjata, Polri Utus Kabaintelkam dalam Tim 11

Up-News – Kisruh Pembelian Senjata, Polri Utus Kabaintelkam dalam Tim 11

Menko Polhukam Wiranto membentuk satu tim yang bertugas mengusut pembelian senjata Stand-alone Grenade Launcher (SAGL). Dalam tim tersebut terdapat 11 perwakilan dari berbagai kementerian/lembaga, termasuk Polri.

“Masih dalam proses. Nanti Kabaintelkam (yang wakili). Semua stakeholder yang terkait dengan prosedur dan perizinan senjata (masuk dalam tim),” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di kantornya, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/10).

Pihak kepolisian sendiri mengutus Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Irjen Lutfi Lubihanto. Pembentukan tim khusus ini terungkap dalam rapat kerja antara Komisi III DPR dan Polri, siang tadi, di gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Lihat juga  Erdogan dimasukkan dalam daftar Musuh, NATO minta maaf

Baca Juga  Deradikalisasi Sebagai Upaya Deislamisasi Generasi

Dalam rapat tersebut, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan perwakilan dari setiap instansi akan dimintai pendapat agar polemik tentang pembelian senjata tidak terulang.

“(Kerja tim 11) sudah masuk ke rapat yang teknis, untuk membentuk tim pengaturan regulasi dan lain-lain,” terang Tito di depan anggota Komisi III.

Polemik pembelian senjata ini berawal dari penyitaan 280 pucuk senjata SAGL beserta amunisinya di kargo Unex Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Senjata ini dibeli Korps Brimob.

Lihat juga  Militer Turki Masuk ke Dalam Idlib Tanpa Koordinasi, Ini Kata Erdogan

Namun akhirnya, senjata itu bisa diambil pihak kepolisian dengan catatan amunisinya harus dititipkan ke Mabes TNI. (detikcom)

Sumber: Pembela Islam
Kisruh Pembelian Senjata, Polri Utus Kabaintelkam dalam Tim 11