Home / News / Kasus SK Bodong DPP Golkar, Dedi Mulyadi Digarap Polisi 2 Jam

Kasus SK Bodong DPP Golkar, Dedi Mulyadi Digarap Polisi 2 Jam

Up-News – Kasus SK Bodong DPP Golkar, Dedi Mulyadi Digarap Polisi 2 Jam

Kasus SK Bodong DPP Golkar, Dedi Mulyadi Digarap Polisi 2 Jam

Beritaislamterbaru.org – BUPATI Purwakarta Dedi Mulyadi yang juga sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai‎ Golkar Jawa Barat, Kamis (19/10/2017) mendatangi Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Jawa Barat untuk memenuhi panggilan sebagai saksi terkait proses penyelidikan SK bodong dukungan Partai Golkar untuk Ridwan Kamil.

Dedi bersama tim Badan Hukum dan HAM (bakumham) DPD Golkar Jabar, datang ke Polda Jabar sekitar pukul 9.30 WIB dan langsung memasuki salah satu ruangan Ditreskrimsus.

Selama 2 jam Dedi menjalani pemeriksaan atau tepatnya sekira pukul 11.30 WIB, yang bersangkutan selesai pemeriksaan.

“Sekitar 7 pertanyaan terkait beredarnya foto SK dukungan bodong tersebut. Pertama dapat surat itu dari mana, jam berapa, dimana. Saya jawab foto SK itu saya dapat tanggal 21 September 2017 di Desa Cihambuluh, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang, pada saat peraayaan tahun baru Islam 1439 H pukul 20.59 WIB,” jelas Dedi kepada wartawan usai pemeriksaan di Mapolda Jabar.

Lihat juga  Pasca Pidato Anies, Warga Tionghoa Gelar Konferensi Pers di Balaikota Untuk MENGGUGAT!

Foto SK dukungan bodong tersebut, jelas Dedi, didapat dari Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat Ade Bar‎kah melalui aplikasi WhatsApp. Dedi pun mengatakan, SK itu bodong karena tidak ada cap, tidak ada nomor surat dan tidak ada tanggal.

“Berarti bukan surat resmi. Sudah disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Idrus Marham bahwa surat itu bodong,” jelasnya.

‎Masih dikatakannya, merunut asal muasal surat tersebut, Ade Barkah mendapatkan surat tersebut dari Ketua DPD Partai Golkar Garut. Dan Ade mendapatkan itu dari partai lain.

Lihat juga  In Picture: 'Indahnya' Macet di Jalanan Jakarta

“Ketua DPD Golkar Garut dapat dari grup (WhatsApp) yang bukan dari Partai Golkar, dari grup partai lain. Makanya kita ingin tahu siapa yang memposting surat ini tujuannya untuk apa,” ujarnya.

Dedi berharap pihak kepolisian segera mengungkap asal muasal foto SK dukungan bodong tersebut. Dia pun enggan menduga-duga siapa dalang dibalik terbitnya SK tersebut. (galamedia)

[www.beritaislamterbaru.org]

Banner iklan disini

Sumber: Berita Terkini
Kasus SK Bodong DPP Golkar, Dedi Mulyadi Digarap Polisi 2 Jam