Home / News / Jerman dan Rusia Keluarkan Travel Warning ke Mesir

Jerman dan Rusia Keluarkan Travel Warning ke Mesir

Up-News – Jerman dan Rusia Keluarkan Travel Warning ke Mesir
Baku tembak terjadi di Mesir pada Jumat lalu. (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Doha. Pemerintah Jerman dan Rusia, menghimbau warga negaranya untuk tidak berkunjung ke Mesir sebab adanya peningkatan risiko penyerangan dan penculikan. Tindakan yang diambil kedua negara merupakan dampak dari baku tembak antara militer Mesir dan kelompok militan beberapa hari lalu.

Dilansir dari Aljazeera.net, (25/10/2017), pemerintah Jerman menyebut serangan kelompok militan di Mesir bisa saja menyasar warga Mesir maupun warga asing. Dijelaskan, larangan berkunjung itu mencakup tempat-tempat wisata di Laut Merah.

Lihat juga  Kementrian Agama Selenggarakan Konferensi Mushaf Al-Qur’an Standar Indonesia

Pernyataan resmi Jerman juga menyarankan warga untuk menghindari demonstrasi, perkumpulan massa, tempat-tempat ibadah, dan lain sebagainya.

Diwaktu yang sama, pemerintah Rusia melalui Kemenlu juga menghimbau warganya untuk tidak mengunjungi tempat-tempat yang rentan penyerangan. Mereka menyebut, kelompok teroris sedang gencar melakukan serangan di Mesir.

Travel Warning ini menyusul baku tembak antara militer Mesir dan kelompok militan di Gurun Pasir di Mesir barat. Peristiwa yang terjadi Jumat lalu itu menewaskan puluhan prajurit Mesir. (whc/dakwatuna)

Lihat juga  Ini Senjata yang Dibeli Saudi dari Rusia

Sumber: Al-Jazeera

Advertisements

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:

Loading…
William Ciputra

William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma’had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok. Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma’had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat juga  Delegasi Hamas Menuju Mesir Untuk Pembicaraan Rekonsiliasi

Sumber: dakwatuna.com
Jerman dan Rusia Keluarkan Travel Warning ke Mesir