Home / News / Ini Bantahan Hamas atas Tuduhan Keretakan Hubungannya dengan Qatar

Ini Bantahan Hamas atas Tuduhan Keretakan Hubungannya dengan Qatar

Up-News – Ini Bantahan Hamas atas Tuduhan Keretakan Hubungannya dengan Qatar

PALESTINA (Jurnalislam.com)Kelompok Perlawanan Islam Palestina (Hamas) membantah laporan yang mengisyaratkan bahwa Hamas tidak puas dengan peran Qatar dalam upaya untuk mencapai rekonsiliasi dengan Fatah, Aljazeera melaporkan Ahad (22/10/2017).

Laporan media lokal mengenai isu tersebut muncul setelah pemimpin Hamas Yahya Sinwar baru-baru ini bertemu dengan kelompok pemuda di Jalur Gaza.

Dalam sebuah pernyataan, Hamas mengatakan bahwa tuduhan tentang keretakan tersebut “sama sekali tidak benar” dan menolak pembicaraan mengenai ketegangan apapun.

“Perlu dicatat peran Qatar dalam mendukung keteguhan rakyat Palestina pada umumnya dan rakyat kita di Jalur Gaza, terutama dalam bayang-bayang pengepungan Israel yang tidak adil,” bunyi pernyataan tersebut.

Lihat juga  Obituari: Abah Ruwanto dan Pertemuannya dengan Hizbut Tahrir! Selamat jalan, Abah

Hamas memuji Qatar atas “peran perintis” mereka dalam memperbaiki kehidupan warga Palestina yang tinggal di Gaza.

“Qatar telah melakukan puluhan proyek kemanusiaan, proyek rekonstruksi dan infrastruktur, yang dirasakan oleh rakyat kita dan memberikan kontribusi signifikan untuk mencegah jatuhnya Jalur Gaza selama tahun-tahun pengepungan.”

Pernyataan tersebut menyebutkan dukungan Qatar untuk rekonsiliasi nasional Palestina, mencatat berkat negara Teluk Arab tersebut atas setiap upaya untuk menyembuhkan keretakan antara Hamas dan Fatah.

Awal bulan ini, Hamas dan Fatah menandatangani sebuah perjanjian rekonsiliasi di bawah naungan Mesir, setelah Hamas setuju untuk menyerahkan kekuasaan kepada pemerintah Otoritas Palestina yang didukung Fatah yang dipimpin oleh Presiden Mahmoud Abbas.

Lihat juga  Heboh! Ketika Artis Terkenal Thailand Akhirnya Bersyahadat, Menjadi Satu-satunya Aktris Beragama Islam Di Thailand

Kesepakatan tersebut, yang ditandatangani oleh kedua belah pihak di ibukota Mesir, Kairo, Kamis, menetapkan bahwa pemilihan dewan legislatif, presiden dan dewan nasional harus dilakukan dalam waktu satu tahun setelah penandatanganannya.

Namun, rincian kesepakatan rekonsiliasi belum diumumkan.

Sumber: Jurnal Islam
Ini Bantahan Hamas atas Tuduhan Keretakan Hubungannya dengan Qatar

Shares