Home / News / Film ‘Duka Sedalam Cinta’ Bisa Jadi Tontonan Alternatif

Film ‘Duka Sedalam Cinta’ Bisa Jadi Tontonan Alternatif

Up-News – Film ‘Duka Sedalam Cinta’ Bisa Jadi Tontonan Alternatif
Gala Premier Duka Sedalam Cinta, di Kasablanka XXI, Jakarta, Rabu (18/10/2017). (IST)

dakwatuna.com – Jakarta. Film ‘Duka Sedalam Cinta’ (DSC) yang mulai tayang serentak pada 19 Oktober 2017 di bioskop, bisa dijadikan tontonan alternatif bagi pecinta film di Indonesia.

“Alternatif film di antara yang ada,” kata penulis yang juga produser DSC, Helvy Tiana Rossa, saat Gala Premier film DSC, di Kasablanka XXI, Jakarta, Rabu (18/10/2017).

Di tengah maraknya film-film mistik yang saat ini banyak digandrungi oleh penonton di Indonesia, sutradara DSC Firman Syah dinilai Helvy sangat percaya diri dalam men-direct film bernuansa persaudaraan dan persahabatan ini.

Lihat juga  Kisah Cinta Sehidup Semati, Ini 9 Fakta Tentang pasutri Yang Meninggal Dunia Usai Kecelakaan

“Tapi tetap semangat membuat film tema persaudaraan. Militansi menghafal skenario karena terbiasa menghafal quran mungkin,” ujar Helvy.

Sementara itu, musisi yang menggarap musik di film DSC, Dwiki Darmawan berpendapat bahwa film bernuansa islami ini memiliki pesan yang sangat kuat.

“Pesannya sangat kuat, di tengah degradasi moral dan film-film setan,” imbuh arranger kawakan Indonesia ini.

Film yang mengangkat kearifan lokal ini merupakan sekuel dari film Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP). Film ini dibuat di 3 lokasi berbeda, yaitu di Muara Angke Jakarta, di Pulau Widi dan Pulau Kasiruta yang berada di Halmahera Selatan, Ternate, Maluku Utara.

Film ini mengisahkan 4 anak muda yaitu Gagah (Hamas Syahid), Gita (Aquino Umar), Yudi (Masaji Wijayanto), dan Nadia (Izzah Ajrina). Dalam film yang berdurasi 86 menit ini, juga turut bermain beberapa aktris senior seperti Wulan Guritno, Epy Gusnandar, Ali Syakieb, Mathias Muchus, komika Abdur Arsyad, cameo seperti M Cholidi Asadil Alam, Chikita Fawzi, Endy Arfian, novelis yang sekaligus produser DSC Helvy Tiana Rossa, dai kondang dari Yogyakarta Ustadz Salim A Fillah, hingga Bupati Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba. (abr/dakwatuna)

Advertisements

Redaktur: Abdul Rohim

Lihat juga  GNPF Ulama Serukan Umat Islam tidak Pilih Partai yang Setuju Perppu Ormas Jadi UU

Beri Nilai:

Loading…

Seorang suami dan ayah

Sumber: dakwatuna.com
Film ‘Duka Sedalam Cinta’ Bisa Jadi Tontonan Alternatif

Shares