Home / News / Choirul Huda, Ternyata Anak Muhammadiyah yang Jadi Kiper Persela

Choirul Huda, Ternyata Anak Muhammadiyah yang Jadi Kiper Persela

Up-News – Choirul Huda, Ternyata Anak Muhammadiyah yang Jadi Kiper Persela

Choirul Huda, Anak Muhammadiyah yang Jadi Kiper Persela

Beritaislamterbaru.org – Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda (38), yang meninggal dunia dalam pertandingan melawan Semen Padang FC di Stadion Surajaya, Ahad (15/10/2017), ternyata keluarga besar Muhammadiyah. Orangtua dan kerabatnya juga aktivis Muhammadiyah di daerahnya.

Ketua Majelis Pendidikan Kader, PDM Lamongan, Fathurrahim Syuhadi, menjelaskan, Choirul Huda itu sekolahnya di perguruan Muhammadiyah mulai SD, SMP, dan SMA. ”Dia juga kerabat dari Pak Ismed Jauhari pemilik MDC Group yang anggota Majelis Ekonomi PWM Jawa Timur,” kata dia.

Lihat juga  Tak Banyak yang Tahu, Penjara Telah Membuat Angelina Sondakh Seperti ini

Dia menambahkan, mertua Choirul Huda bernama H Achmad Anwar adalah paman Ismed Jauhari. ”Orang Lamongan bangga dengan Huda karena dia kiper andalan Persela yang tetap istiqomah memajukan sepakbola kota ini,” ujar Rohim, panggilannya.

Rohim menceritakan, Choirul Huda setia merumput di Lamongan karena pernah janji selama Persela ada, insya Allah dia tetap main di klub ini. Karena jasanya di bidang sepak bola itu Huda diangkat menjadi pegawai Pemkab zaman Bupati Masfuk tahun 2002. Huda bermain di Persela sejak 1999.

Lihat juga  Ternyata di Indonesia Sudah Terwujud "Keadilan" Ekonomi

Malam ini rumah duka di Jalan Basuki Rahmat No 66, Lamongan dipadati petakziah dari tetangga, pemain, pengurus Persela, dan supporter LA Mania.  Jenazah Huda sudah berada di rumah duka sekitar 17.30.

Choirul Huda meninggal saat menyelamatkan gawangnya tetapi malah berbenturan dengan pemain Persela, Ramon Rodrigues, dan penyerang Semen Padang, Marcel Sacramento pada menit ke-44. Dia langsung tak sadarkan diri. Tim kesehatan segera menggotong ke pinggir lapangan dan memberi bantuan alat pernapasan.

Kondisinya kritis diputuskan dibawa ke RS Dr Soegiri. Tapi Huda kemudian dilaporkan meninggal. Penyebab meninggalnya, menurut informasi dokter RS Soegiri, kemungkinan akibat trauma pada dada, kepala, dan leher yang disebabkan karena adanya benturan di dada dan rahangnya.

Lihat juga  Kisah Guru yang Menyabung Nyawa di Jembatan Gantung demi Mengajar

Pertandingan Liga 1 ini Persela menang 2-0 atas Semen Padang. Dua gol dicetak oleh Saddil Ramdani dan Jose Manuel Barbosa Alves. Tapi kemenangan ini dibayar mahal karena Persela kehilangan kiper utama. (pwmu.co)

[www.beritaislamterbaru.org]

Banner iklan disini

Sumber: Berita Terkini
Choirul Huda, Ternyata Anak Muhammadiyah yang Jadi Kiper Persela