Home / Kabar / Bertahan Ingin Bertemu Presiden, Mahasiswa Dihadiahi Lemparan Batu

Bertahan Ingin Bertemu Presiden, Mahasiswa Dihadiahi Lemparan Batu

Up-News – Bertahan Ingin Bertemu Presiden, Mahasiswa Dihadiahi Lemparan Batu

Sekitar pukul 23.40 WIB massa aksi yang tergabung dalam aliansi BEM SI ditarik mundur oleh presiden mahasiswa masing-masing universitas. Tetapi selama proses penarikan tersebut, terjadi aksi lempar batu dan berbagai benda lainnya dari dalam wilayah Monumen Nasional oleh pihak polisi. Reynaldi, mahasiswa Fakultas Teknik UNJ dan beberapa teman-teman mahasiswa dari berbagai universitas yang tergabung dalam BEM SI mengalami cedera dan luka-luka di beberapa bagian tubuh seperti bocor dibagian kepala akibat lemparan batu tersebut.

Tak hanya pelemparan batu, aksi pengeroyokan juga dilakukan oleh pihak polisi terhadap beberapa mahasiswa. Ilham Mubarak, selaku Komandan GF 2016, merupakan salah satu korban pengeroyokan ditarik dan dipukuli oleh empat hingga lima orang anggota polisi.

Lihat juga  Unik Sekaligus Bikin Merinding, Kotak Infak di Masjid Ini Dibuat Berbentuk ‘Kijing’ Alias Batu Nisan

Baca Juga  Demo di Makassar berujung bentrok, 1 mahasiswa diamankan polisi

Kerusuhan diawali ketika terjadi penarikan massa aksi oleh presma masing-masing kampus dikarenakan kalahnya jumlah massa aksi dengan barisan kepolisian. Sempat terjadi ketegangan ketika massa aksi menarik diri dari area aksi, terdengar kalimat- kalimat provokasi negatif dari pihak polisi. Lalu, terjadilah pengepungan polisi pada saat proses penarikan massa aksi dimana barisan massa aksi paling terakhir tersisa sedikit dan mulai habis. Tiga belas mahasiswa ditangkap dan ditahan oleh polisi. Mereka di dipukul, dijambak, dan juga ditelanjangi. Nama-nama mahasiswa yang ditahan adalah Ihsan Munawwar (SEBI), Yogi ali (IPB), Aditia (Unriau), Ardi (IPB), Wafiq (UB), Taufiq (UB), Golbi (IPB), Yahya (IPB), Susilo (IPB), Fauzan (Tazkia), Ramdhani (Unpak), Rifki abdul (akpi bogor), dan Gustri (Untirta). Mahasiswa tersebut dibawa (diciduk) ke Polda Metro Jaya pada saat terjadi kerusuhan.

Lihat juga  Tepis Gosip Kedekatan dengan Istri mendiang ustaz Jeffry Pipik Dian Irawati, Sunnu Unggah Ayat Qur’an

Baca Juga  JNE Bantah Klaim Jokowi, INDEF: Presiden Hati-Hati Keluarkan Data

Sebelumnya, aksi kali ini memang tanpa ada perwakilan yang masuk ke istana. Aksi hingga malam ini bukan tanpa alasan. Tetap bertahannya massa aksi BEM SI di lapangan dikarenakan massa aksi belum bertemu dengan presiden RI, Joko Widodo, dan wakil presiden RI, Yusuf Kalla, menyampaikan evaluasi dan masukan untuk negara.

Sampai terjadinya aksi kejar-kejaran antara mahasiswa dan polisi pukul 23.57, Jokowi masih tetap belum menemui massa aksi. (*/ls)

Sumber: BEM UNJ

swamedium

Sumber: Sehat Akal Suci Hati
Bertahan Ingin Bertemu Presiden, Mahasiswa Dihadiahi Lemparan Batu

Lihat juga  Tolak Perpanjangan Izin, Pemprov DKI Tutup Alexis
Shares