Home / News / AS Enggan Akui Adanya Pembersihan Etnis Terhadap Musim Rohingya

AS Enggan Akui Adanya Pembersihan Etnis Terhadap Musim Rohingya

Up-News – AS Enggan Akui Adanya Pembersihan Etnis Terhadap Musim Rohingya
Anak-anak Rohingya di pengungsian (aa.com.tr)

dakwatuna.com – Washington. Amerika Serikat mengaku belum bisa mmenyebut tragedi Rohingya sebagai pembersihan etnis. Hal itu disampaikan Murphy W. Patrick, seorang pejabat Kemenlu AS, seperti dilansi aa.com.tr/ar, Rabu (25/10/2017).

Di hadapan wartawan, Murphy mendapatkan pertanyaan terkait kemungkinan pembersihan etnis terhadap Muslim Rohingya. Ia menjawab, “Semua opsi tersedia di meja. Oleh sebab itu, kami mendukung misi pencari fakta PBB untuk mengungkap fakta-fakta itu.”

Lihat juga  Muat Berita Ini, Kompas Kembali Lukai Hati Umat Islam

Sebelumnya, saat dengar pendapat dengan komite luar negeri di Kongres, Murphy menyebut pihaknya prihatin dengan tragedi yang terjadi. Katanya, “Saat ini, kita menghadapi kekejaman, eksodus massal dan penggusuran desa-desa. Itu membuat kita prihatin.”

“Maka dari itu, kami berusaha menyediakan segala langkah akuntabilitas. Secara teori, mengakui adanya pembersihan etnis, tidak akan menambah tekad kami dalam mencapai akuntabilitas penuh,” imbuhnya. (whc/dakwatuna)

Sumber: Anadolu Ajansı Arabic

Advertisements

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:

Loading…
William Ciputra

William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma’had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok. Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma’had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat juga  Berkelamin Ganda, Perempuan Warga Tegal Ini Melahirkan Bayi Laki-laki

Sumber: dakwatuna.com
AS Enggan Akui Adanya Pembersihan Etnis Terhadap Musim Rohingya